Loading...

Artikel


CTA yang Tepat Bisa Meningkatkan Penjualan, Begini Cara Membuatnya

Diperbarui oleh: Nazwa Aulia pada 12 Aug 2026 15:02

CTA yang Tepat Bisa Meningkatkan Penjualan, Begini Cara Membuatnya

Pernahkah Anda mengunjungi sebuah website lalu menemukan tombol seperti "Beli Sekarang", "Daftar Gratis", atau "Hubungi Kami"? Kalimat tersebut merupakan contoh call to action (CTA), yaitu ajakan yang mendorong pengunjung untuk melakukan tindakan tertentu.

Meskipun terlihat sederhana, call to action memiliki peran penting dalam meningkatkan konversi dan penjualan. CTA yang tepat dapat membantu mengubah pengunjung menjadi calon pelanggan, bahkan pelanggan tetap.

Sayangnya, masih banyak bisnis yang hanya fokus mendatangkan traffic tanpa memperhatikan kualitas CTA yang digunakan. Akibatnya, pengunjung tertarik dengan produk atau layanan, tetapi tidak tahu langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Apa Itu Call to Action?

Call to action adalah kalimat, tombol, atau tautan yang mengajak audiens untuk melakukan tindakan tertentu. Tindakan tersebut dapat disesuaikan dengan tujuan bisnis, seperti:

Membeli produk.

Menghubungi tim penjualan.

Mengisi formulir.

  Mengunduh katalog atau e-book.

  Mendaftar layanan.

  Berlangganan newsletter.

CTA biasanya ditempatkan di website, landing page, media sosial, email marketing, maupun iklan digital agar pelanggan lebih mudah mengambil keputusan.

Mengapa Call to Action Penting?

Tanpa CTA yang jelas, pengunjung bisa saja meninggalkan website meskipun mereka tertarik dengan produk yang ditawarkan.

Sebaliknya, call to action yang tepat mampu memberikan beberapa manfaat berikut.

Meningkatkan peluang konversi.

  Membantu pengunjung mengetahui langkah berikutnya.

  Mempercepat proses pengambilan keputusan.

  Mengarahkan pelanggan menuju proses pembelian.

  Mendukung peningkatan penjualan dan efektivitas kampanye digital.

Semakin sederhana dan jelas ajakan yang diberikan, semakin besar peluang pengunjung melakukan tindakan yang diharapkan.

4 Cara Membuat Call to Action yang Efektif

Agar CTA mampu menghasilkan konversi yang lebih tinggi, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Gunakan Kalimat yang Singkat dan Jelas

Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang atau sulit dipahami. Gunakan kata kerja yang langsung mengajak audiens untuk bertindak.

Contohnya:

  Beli Sekarang

  Hubungi Kami

  Konsultasi Gratis

  Mulai Sekarang

Dapatkan Penawaran

Kalimat yang sederhana lebih mudah dipahami dan memiliki peluang lebih besar untuk diklik.

2. Tawarkan Manfaat yang Menarik

Calon pelanggan akan lebih tertarik jika mengetahui keuntungan yang akan mereka dapatkan.

Beberapa contoh CTA yang menarik adalah:

  Download Ebook Gratis.

  Klaim Diskon 20%.

  Coba Demo Tanpa Biaya.

  Dapatkan Free Trial.

  Nikmati Gratis Ongkir.

Dengan menunjukkan manfaat secara langsung, CTA akan terasa lebih relevan bagi pengunjung.

3. Tambahkan Rasa Urgensi

Rasa urgensi dapat mendorong pelanggan untuk segera mengambil keputusan sebelum kesempatan tersebut berakhir.

Misalnya:

Promo Berakhir Hari Ini.

  Penawaran Terbatas.

  Stok Hampir Habis.

Berlaku Sampai Akhir Pekan.

Namun, pastikan informasi tersebut sesuai dengan kondisi yang sebenarnya agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga.

4. Tempatkan CTA di Posisi yang Strategis

CTA yang bagus juga harus mudah ditemukan oleh pengunjung.

Beberapa posisi yang direkomendasikan adalah:

  Di bagian atas halaman (above the fold).

  Setelah penjelasan produk atau layanan.

  Di tengah artikel jika kontennya panjang.

  Pada bagian akhir artikel.

  Di landing page atau halaman promosi.

Selain posisi, gunakan warna tombol yang kontras agar CTA lebih menonjol tanpa mengganggu tampilan website.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat CTA

Selain mengetahui cara membuat CTA yang baik, Anda juga perlu menghindari beberapa kesalahan berikut.

Menggunakan kalimat yang terlalu umum, seperti "Klik di Sini".

  Menampilkan terlalu banyak CTA dalam satu halaman.

  Tidak menjelaskan manfaat yang akan diperoleh pelanggan.

  Meletakkan tombol CTA di lokasi yang sulit ditemukan.

  Tidak melakukan pengujian atau A/B Testing.

Padahal, perubahan kecil pada teks, warna tombol, maupun posisi CTA sering kali mampu meningkatkan jumlah konversi secara signifikan.

Lakukan Pengujian untuk Menemukan CTA Terbaik

Tidak semua call to action memberikan hasil yang sama. Oleh karena itu, lakukan pengujian secara berkala untuk mengetahui CTA mana yang paling efektif.

Beberapa elemen yang bisa diuji antara lain:

  Kalimat CTA.

  Warna tombol.

  Ukuran tombol.

  Posisi CTA.

  Penawaran yang ditampilkan.

Menurut Nielsen Norman Group, CTA yang efektif harus mudah dikenali, memiliki tujuan yang jelas, dan membantu pengguna memahami langkah berikutnya. Dengan menerapkan prinsip tersebut, pengalaman pengguna menjadi lebih baik sekaligus meningkatkan peluang terjadinya konversi.

Tingkatkan Konversi Bersama VR Digitech

Membuat call to action yang menarik merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan penjualan. Namun, hasilnya akan lebih optimal jika didukung oleh website yang responsive, landing page yang dirancang untuk konversi, serta strategi digital marketing yang tepat.

VR Digitech hadir sebagai solusi untuk membantu bisnis mengembangkan performa digital secara menyeluruh. Mulai dari pembuatan website, landing page, optimasi digital marketing, hingga strategi konversi, seluruh layanan dirancang untuk membantu bisnis memperoleh lebih banyak prospek dan meningkatkan penjualan secara berkelanjutan.