By Al Barra Azzaraqie | Updated at 22 April 2026, 07:07
Klien: PT IAS Hospitality Indonesia
Kategori: security-system
Pendahuluan Proyek
Dalam upaya meningkatkan standar keamanan, monitoring operasional, serta kualitas layanan di lingkungan premium lounge bandara, PT IASH menginisiasi proyek integrasi sistem CCTV terpusat yang modern dan scalable. Proyek ini mencakup implementasi sistem pengawasan pada berbagai titik lounge bandara di Indonesia, dengan pendekatan arsitektur jaringan berbasis local network segmentation menggunakan solusi dari Ruijie Networks sebagai integrator utama. Setiap lokasi lounge dilengkapi dengan perangkat NVR/DVR yang terhubung ke jaringan lokal Ruijie, kemudian dikonsolidasikan melalui server lokal untuk memastikan stabilitas, efisiensi bandwidth, serta keamanan data video surveillance.
Untuk kebutuhan monitoring dan operasional harian, sistem ini diintegrasikan dengan platform visualisasi seperti iVMS, sehingga tim operasional dapat melakukan pemantauan secara real-time maupun playback dengan mudah.
Cakupan Lokasi Implementasi
Implementasi sistem dilakukan pada beberapa lounge strategis di bandara utama Indonesia, mencakup:
• Bandara Soekarno-Hatta – Terminal 1B (CGK)
Area dengan trafik tinggi, membutuhkan stabilitas monitoring dan segmentasi jaringan yang optimal.
• Bandara Juanda – Terminal 1 (Surabaya)
Lounge domestik dengan kebutuhan pengawasan operasional harian yang intens.
• Bandara Juanda – Terminal 2 (Surabaya)
Mendukung aktivitas penumpang dengan volume tinggi dan mobilitas cepat.
• Bandara Ngurah Rai – Domestik (Denpasar)
Fokus pada monitoring area lounge wisata dengan peak season yang dinamis.
• Bandara Ngurah Rai – Internasional (Denpasar)
Lingkungan premium dengan standar keamanan dan pelayanan global.
• Bandara Sepinggan – Balikpapan
Mendukung operasional lounge di area strategis Indonesia bagian timur.
• Bandara Syamsudin Noor – Banjarmasin
Implementasi untuk meningkatkan standar layanan dan keamanan regional.
Tujuan Implementasi
Implementasi sistem ini dirancang tidak hanya sebagai solusi keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari transformasi digital operasional lounge.
Beberapa tujuan utama dari proyek ini meliputi:
• Meningkatkan keamanan area lounge
• Monitoring aktivitas secara real-time di berbagai titik strategis
• Mendukung investigasi melalui rekaman historis
• Menyediakan sistem monitoring terpusat
• Menghubungkan berbagai lokasi lounge dalam satu ekosistem pengawasan
• Memudahkan kontrol dari tim pusat
• Optimasi infrastruktur jaringan
• Segmentasi IP lokal untuk performa maksimal
• Mengurangi ketergantungan pada internet publik
• Mendukung operasional berbasis data
• Insight visual terhadap aktivitas dan kepadatan
• Data pendukung untuk pengambilan keputusan
Fitur & Arsitektur Sistem
Sistem yang dibangun mengedepankan reliability, scalability, dan security, dengan fitur utama:
• Local Network Segmentation (Ruijie-Based)
Segmentasi jaringan per lokasi untuk menjaga stabilitas dan keamanan komunikasi antar perangkat.
• On-Site Recording (NVR/DVR)
Penyimpanan lokal di masing-masing lounge untuk efisiensi akses dan keamanan data.
• Local Server Aggregation
Server lokal sebagai pusat kontrol jaringan dan distribusi data CCTV.
• Centralized Monitoring via iVMS
Dashboard monitoring multi-lokasi melalui iVMS (live & playback).
• Scalable Multi-Site Architecture
Struktur modular yang memungkinkan penambahan lokasi baru dengan mudah.
• Secure Network Access
Penggunaan IP private & kontrol akses untuk meminimalisir risiko eksternal.
Nilai Tambah Proyek
Pendekatan implementasi ini memberikan keunggulan:
• Stabil di lingkungan jaringan bandara yang kompleks
• Minim ketergantungan pada koneksi internet publik
• Efisiensi bandwidth dan biaya operasional
• Siap scale ke lebih banyak lokasi
Kesimpulan
Proyek ini menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pengawasan modern yang reliable, efisien, dan scalable di lingkungan lounge bandara.
Dengan dukungan teknologi dari Ruijie Networks dan sistem monitoring iVMS, PT IASH kini memiliki sistem CCTV yang tidak hanya berfungsi sebagai alat keamanan, tetapi juga sebagai alat kontrol operasional berbasis data.