Loading...

Artikel


Retargeting Ads: Cara Menjangkau Kembali Calon Pelanggan yang Pernah Berinteraksi

Diperbarui oleh: Nazwa Aulia pada 14 Oct 2026 16:15

Retargeting Ads: Cara Menjangkau Kembali Calon Pelanggan yang Pernah Berinteraksi

Pernah mengunjungi sebuah website, melihat produk, lalu beberapa waktu kemudian menemukan iklan produk tersebut di platform lain? Hal ini merupakan salah satu contoh penerapan Retargeting Ads. Strategi ini memungkinkan bisnis menjangkau kembali calon pelanggan yang sebelumnya sudah berinteraksi, tetapi belum melakukan pembelian atau tindakan tertentu.

Dalam digital marketing, tidak semua orang langsung membeli setelah melihat sebuah produk. Ada yang masih mencari informasi, membandingkan pilihan, atau membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan keputusan. Karena itu, retargeting dapat menjadi strategi untuk kembali mengingatkan mereka terhadap produk atau layanan yang sebelumnya sudah menarik perhatian.

Apa Itu Retargeting Ads?

Retargeting Ads adalah strategi periklanan digital yang menyasar pengguna yang sebelumnya pernah berinteraksi dengan bisnis. Interaksi tersebut dapat berupa mengunjungi website, melihat halaman produk, menggunakan aplikasi, atau melakukan tindakan tertentu di platform digital.

Menurut Google Ads, remarketing dapat digunakan untuk menampilkan iklan kepada orang yang sebelumnya pernah mengunjungi website atau menggunakan aplikasi. Dengan pendekatan ini, bisnis dapat membuat pesan iklan yang lebih relevan berdasarkan interaksi pengguna sebelumnya.

Bagaimana Cara Kerja Retargeting Ads?

Cara kerja retargeting sebenarnya cukup sederhana. Ketika seseorang mengunjungi website atau melakukan interaksi tertentu, sistem dapat memasukkan pengguna tersebut ke dalam kelompok audiens berdasarkan aktivitasnya.

Setelah itu, bisnis dapat membuat kampanye yang ditujukan kepada kelompok tersebut. Misalnya, pengunjung yang melihat halaman produk dapat diberikan iklan mengenai produk yang sama ketika mereka kembali menggunakan platform digital.

Audiens juga dapat dibagi berdasarkan perilaku. Pengunjung yang hanya melihat produk dapat menerima iklan pengenalan, sedangkan pengguna yang sudah memasukkan produk ke keranjang dapat menerima pesan yang lebih mendorong penyelesaian pembelian.

Apa Manfaat Retargeting untuk Bisnis?

Retargeting memiliki beberapa manfaat dalam strategi pemasaran digital, di antaranya:

• Menjangkau calon pelanggan yang sudah mengenal bisnis, sehingga iklan tidak sepenuhnya ditujukan kepada audiens baru.

• Meningkatkan relevansi iklan karena pesan dapat disesuaikan dengan aktivitas pengguna.

• Mengingatkan kembali produk atau layanan yang sebelumnya pernah dilihat.

• Mendukung peningkatan konversi dengan menjangkau pengguna yang sudah menunjukkan ketertarikan.

• Membantu penggunaan anggaran iklan secara lebih terarah karena audiens ditentukan berdasarkan interaksi sebelumnya.

Contoh Penerapan Retargeting Ads

Bayangkan seseorang mengunjungi website toko online dan melihat sebuah produk selama beberapa menit. Namun, ia belum melakukan pembelian karena masih mempertimbangkannya.

Beberapa hari kemudian, orang tersebut melihat iklan produk yang sama saat menggunakan media sosial. Iklan tersebut dapat mengingatkannya kembali pada produk yang sebelumnya sudah ia lihat.

Contoh lainnya adalah calon pelanggan yang sudah mengisi formulir konsultasi, tetapi belum melanjutkan ke tahap berikutnya. Bisnis dapat membuat kampanye retargeting dengan pesan yang berbeda, misalnya berupa informasi tambahan, manfaat layanan, atau ajakan untuk melakukan konsultasi.

Tips agar Retargeting Ads Lebih Efektif

Agar kampanye berjalan lebih terarah, bisnis perlu memperhatikan beberapa hal. Pertama, kelompokkan audiens berdasarkan perilakunya agar setiap pengguna mendapatkan pesan yang relevan.

Kedua, buat materi iklan yang bervariasi. Menampilkan iklan yang sama secara terus-menerus dapat membuat audiens merasa terganggu. Ketiga, tentukan tujuan kampanye sejak awal, misalnya meningkatkan kunjungan kembali, mendapatkan leads, atau mendorong pembelian.

Terakhir, lakukan evaluasi secara berkala dengan melihat metrik seperti klik, konversi, biaya per hasil, dan frekuensi penayangan iklan. Hasil tersebut dapat digunakan untuk menentukan penyesuaian strategi berikutnya.

Jika bisnis ingin mengembangkan strategi digital marketing yang lebih terarah, VR Digitech dapat menjadi solusi untuk membantu pengelolaan kebutuhan digital marketing, termasuk strategi untuk menjangkau kembali calon pelanggan yang sebelumnya sudah berinteraksi dengan bisnis.